Investasi hanya Rp249.000
Daftar SekarangKaryawan membuat invoice fiktif atau menggandakan pengeluaran—dan lolos karena tidak ada sistem approval digital.
Fraud terjadi diam-diam selama berbulan-bulan, baru ketahuan saat audit eksternal—padahal kerugian sudah ratusan juta.
Sistem keuangan manual (Excel, catatan kertas) memudahkan manipulasi data tanpa jejak.
Takut mengintervensi proses tim karena khawatir dianggap tidak percaya, padahal fraud justru tumbuh di area yang tidak diawasi.
Peta risiko fraud berbasis industri—identifikasi titik lemah spesifik di bisnis retail, F&B, jasa, atau manufaktur Anda.
10 red flag kecurangan internal yang bisa Anda deteksi dari laporan keuangan harian/mingguan—tanpa jadi detektif.
Desain sistem pengendalian internal minimalis untuk UMKM—tidak ribet, tapi efektif cegah mark-up, pencurian kas, dan invoice ganda.
Strategi segregasi tugas di tim kecil—bagaimana memisahkan wewenang tanpa perlu merekrut staf baru.
Studi kasus nyata fraud & penanganannya—belajar dari kesalahan orang lain agar tidak jadi korban berikutnya.
Dapatkan insight mendalam mengenai lubang-lubang kecil dalam SOP yang sering dimanfaatkan pelaku kecurangan, dirangkum langsung dari belasan tahun pengalaman menangani berbagai kasus di lapangan.
Fraud Analyst | Pengalaman 5+ Tahun
Berpengalaman menangani investigasi fraud di berbagai sektor—dari UMKM hingga perusahaan multinasional—dengan fokus pada pencegahan berbasis sistem, bukan hanya pengawasan manual.
Dengan latar belakang akuntansi dan pelatihan forensik keuangan, Adi menyajikan materi anti-fraud secara praktis, relevan, dan langsung bisa diimplementasikan meski Anda bukan lulusan audit atau hukum.
Hanya Rp249.000 untuk kuasai strategi anti-fraud seperti profesional kepatuhan.
Yogyakarta
“Saya kira fraud cuma terjadi di perusahaan besar. Ternyata di bisnis kecil pun bisa—karyawan gudang ternyata mark-up biaya pengiriman. Setelah ikut course ini, kami revisi SOP dan pasang sistem approval digital. Fraud langsung terdeteksi!”
Semarang
“Kasir lama ternyata manipulasi transaksi harian. Course ini membuka mata saya—sekarang semua transaksi harus direkonsiliasi tiap malam. Uang masuk jadi lebih akurat, dan tim jadi lebih disiplin.”